"Itu kampanye siapa. Kenapa dibiarkan kalau dia orang Demokrat. Siapapun dia kok dibiarkan, kenapa, sengaja dibiarkan," kata Rizal di sela-sela kunjungan Boediono di art center, Denpasar, Bali, Minggu (28/6/2009).
Menurut dia, bagaimanapun status dan posisinya, apakah benar Adi Zain Ginting diperintahkan oleh pihak Demokrat atau tidak, harus benar-benar diklarifikasi sebelumnya. Hal ini sangat penting untuk menghindari adanya tudingan tanpa bukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, tim sukses SBY-Boediono meminta Jusuf Kalla (JK) meminta maaf soal selebaran yang berisi istri cawapres Boediono beragama Katolik. Namun belakangan penyebaran fotokopi artikel di Monitor Indonesia itu justru mengaku sebagai pendukung SBY-Boediono sendiri.
Terungkapnya kasus ini diketahui setelah Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Medan memanggil terlapor penyebaran selebaran berisi Herawati beragama Katolik, Adi Zain Ginting. Namun Adi tidak memenuhi panggilan tersebut. Dikabarkan Adi justru merupakan pendukung SBY-Boediono sendiri.
(ndr/yid)










































