Hasil penelusuran detikcom, aksi kampanye yang digelar DPC PDIP Balikpapan tersebut dinilai aparat dapat mengganggu kemanan dan ketertiban serta kampanye SBY karena hadirnya 2 massa pendukung capres yang berbeda.
"Kami jelas kampanye berjadwal. Nah, kampanye capres nomor 2 itu kan sebenarnya Senin (29/06/2009) besok. Ada apa ini? Ini (pembubaran) bentuk intimidasi aparat terhadap pendukung pasangan Mega-Prabowo, khususnya di Balikpapan," kata Wakil Ketua DPD PDIP Kaltim Sudarno ketika dihubungi detikcom, Minggu (28/06/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat ini meminta agar kampanye dalam bentuk kesenian itu ditunda. Lantaran permintaan mereka ditolak, puluhan aparat mendatangi kantor DPC PDIP Balikpapan dan membubarkan aktivitas kampanye tersebut.
Dikatakan Sudarno, pihaknya telah melayangkan protes keras terhadap kejadian tersebut. Menurutnya, hari ini merupakan jadwal kampanye Mega-Prabowo di tingkat provinsi yang digelar di Balikpapan dan juga di Samarinda.
"Kami sudah laporkan secara lisan ke Panwaslu Kaltim terkait intimidasi aparat ini. Secara kepartaian akan dilayangkan Senin (29/06/2009) besok. Tinggal Panwaslu menindaklanjutinya. Berani atau tidak," pungkasnya.
(yid/iy)











































