Β
"Kami mengucapkan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga besar Harian Sinar Harapan atas kejadian yang dialami wartawati Odeodata Jullia Hermina Vanduck," ujar Direktur Mega-Prabowo Media Center, Amran Nasution dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (28/6/2009).
Menurut Amran, Insiden ini seharusnya tidak terjadi disaat bangsa ini tengah melakukan perhelatan demokrasi yang tujuannya antara lain menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan kebebasan pers.
Β
"Menyesalkan tindakan aktivis Partai Demokrat yang telah bertindak emosional di luar kepatutan," imbuhnya. Amran meyakini, bahwa pendidikan politik bagi anggota partai politik apapun adalah membangun simpati masyarakat dan menjauhkan diri dari tindakan yang menyakiti hati para pendukung, masayarakat umum maupun wartawan yang bertugas mencari informasi.
Β Β
Amran meminta kepada Tim Sukses SBY-Boediyono dan Partai Demokrat untuk bertanggung jawab dan memastikan bahwa tindakan yang melawan hukum itu untuk diproses kedalam peradilan secara adil dan terbuka. "Hal ini dilakukan demi menciptakan ruang yang seluas luasnya terhadap kebebasan pers," pungkasnya.
Pada Sabtu 27 Juni kemarin, puluhan jurnalis demo di depan Kantor DPP Partai Demokrat, Rawamangun, Jakarta Timur. Mereka mengutuk segala kekerasan yang ditujukan kepada pers.
(anw/anw)











































