"Secara faktual ketika Megawati menjabat sebagai Presiden, percepatan pembangunan Sumsel sangat kentara. Karenanya saya optimistis kami mampu menyumbang setidaknya 40 persen suara bagi pasangan Mega-Prabowo," ujar Romi kepada pers, di sela-sela sedekah kampung yang makanan utamanya nasi minyak, Sabtu (27/6/2009).
Oleh karena itu, kata Romi, para pendukung Mega-Pro di Sumsel, bukan hanya kaum marjinal, juga kalangan kelas menengah dan atas. "Bukan hanya kaum marjinal, tapi kalangan masyarakat dengan ekonomi mapan dan kaum intelektual pun berpihak pada pasangan Megawati-Prabowo ini," kataΒ Romi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator Tim Citra Mega-Prabowo Ruspanda Karibullah mengatakan, sebanyak 500 massa yang menghadiri acara tersebut, dikoordinir oleh Tim Citra Mega-Prabowo, berkesempatan menggelar sedekah kampung, dengan tujuan membahas ekonomi kerakyatan yang nyata di tingkat akar rumput.
βUntuk itulah kami mengundang Wakil Walikota Palembang, yang sekaligus Ketua Tim Kampanye Mega-Prabowo Sumsel, Romi Herton, untuk melihat secara langsung ekonomi masyarakat bawah, khususnya di Palembang," ujarnya. Sementara dalam pernyataan sikapnya, kelompok pedagang kerupuk kemplang βAmal Setiaβ dan persatuan buruh Pasar Kedatuan, menyatakan keluhannya, terhadap kinerja pemerintah sejak runtuhnya rezim orde baru, 1998. Bagi mereka, sejak 1998, belum ada perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Bahkan lima tahun terakhir, mereka menilai, kehidupan justru dirasakan lebih sulit.
Karena itu, pihaknya menginginkan perubahan, kepemimpinan negara ini, yang dinilai akan membawa nasib masyarakat kecil lebih baik lagi. Karenanya, kelompok pedagang kerupuk kemplang βAmal Setiaβ dan persatuan buruh Pasar Kedatuan menyatakan sikapnya mendukung sepenuhnya pasangan calon presiden-wakil presiden, Megawati-Prabowo yang dinilai mengusung program ekonomi kerakyatan, serta pro rakyat, dalam setiap kampanyenya.
(tw/anw)











































