Kerupuk ini dijual pada warung kecil yang berada di perkampungan Palembang. Nah, dalam kampanye Mega Pro di kawasan 11 Ulu, Palembang, kerupuk dan kemplang yang dijual seharga Rp 2.500 ini diborong para kader dan simpatisan Mega Pro.
"Keluarga kami sejak dulu adalah pendukung PDIP. Kami pecinta Bung Karno. Nah, lantaran saya pedagang kerupuk dan kemplang, saya terpikir untuk membuat kerupuk dan kemplang dengan merk Megapro No.1, 100% Milik Rakyat ini, ya sebagai sosialisasi dalam Pilpres 2009 ini," kata Nelli (31), warga Kedatuan, 11 Ulu, Palembang, kepada detikcom, Sabtu (27/06/2009) sore, seusai kampanye Mega Pro dengan juru kampanye Ketua Pemenangan Mega-Pro Provinsi Sumsel Romi Herton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah fungsionaris PDIP pun beramai-ramai membeli kerupuk dan kemplang yang diproduksi oleh masyarakat miskin di Kedatuan, 11 Ulu, Palembang.
(tw/anw)











































