Tak Ingin Seperti Iran, Capres Harus Kedepankan Janji Realistis

Tak Ingin Seperti Iran, Capres Harus Kedepankan Janji Realistis

- detikNews
Sabtu, 27 Jun 2009 06:13 WIB
Jakarta - Konflik di Iran bisa dijadikan pelajaran untuk menghindari konflik pasca Pilpres. Salah satu caranya, para peserta capres harus membuat janji dan program senyata mungkin, tak hanya slogan.

"Konflik pasca Pilpres di Iran dapat dipertimbangkan sebagai media pembelajaran dan pendidikan politik oleh bangsa ini terutama menjelang Pilpres. Agar berkompetisi secara wajar, elegan, tidak saling menyerang apalagi berbuat tidak fair," ujar Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irgan Chairul Mahfiz.

Hal itu disampaikan Irgan dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Jumat (26/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sehingga rakyat bisa menerima apapun hasilnya. Karena itu para capres harus melemparkan janji yang realistis.

"Semua pihak sangat penting mengedepankan ide-ide, kebijakan dan program yang realistis. Tidak sekadar
slogan apalagi bersifat simbolis, dan mampu menawarkan solusi terhadap berbagai masalah bangsa," imbuhnya.

Yang menjadi prioritas adalah masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI), pengangguran, korupsi, kemiskinan, korupsi, pungli, ekonomi sektor riil berskala mikro dan menengah dan hal-hal lainnya.

"Sehingga siapapun yang terpilih, rakyat bisa menerima dengan baik. Dan sesama capres ada kesepakatan saling mendukung. Kita berharap semua pihak harus dalam posisi siap menang dan siap kalah," tegas Irgan.

(nwk/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini