Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPU Pusat Abdul Hafiz Anshary di sela-sela pertemuan dengan KPUD se-Jawa Timur di Kantor Bakesbang Linmas Provinsi Jatim, Jalan Putat Indah, Surabaya, Jumat (26/6/2009).
"Menurut laporan yang saya terima barusan ini, itu tidak benar. Apalagi sampai 2,2 juta orang pemilih fiktif," kata Hafid kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua KPU Kalsel itu mengatakan kedatangannya ke Jatim selain untuk mengecek persoalan DPT juga mengecek kesiapan KPU di daerah menjelang pilpres yang tersisa 12 hari lagi.
"Kita ingin mengecek persiapan mereka dalam menghadapi pilpres terutama terkait logistik pemilihan. Karena logistik itu ada dua, disiapkan KPU pusat dan disiapkan KPU provinsi dan kota. Serta apakah sosialisasi mereka bisa dilaksanakan sampai ketingkat desa," tuturnya.
(roi/sho)











































