Odeodata Hermina Julia Vanduk ditendang hingga pingsan oleh kader Partai
Demokrat. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Menurut pengakuan Ode, panggilan akrab Odeodata, dalam rilis yang dikirimkan Harian Sore Sinar Harapan di Jakarta, Jumat (26/6/2009), kejadian terjadi pukul 09.30 WIT. Para wartawan saat itu hendak menuju Papua Trade Center di Jayapura yang akan dikunjungi Boediono.
Sebelum kejadian, Ode sempat diminta untuk mengkoordinir rombongan wartawan dari Jayapura untuk meliput kegiatan kampanye. Ode sempat bertegur sapa dengan wartawan TVRI bernama Denny untuk berangkat bersama menju PTC.
Namun, tiba-tiba sesorang yang mengenakan seragam PD bernama Rudolf
mencegah dan berkata, "Denny ikut saya," sambil terus berkata-kata tidak jelas. Oleh Ode, oknum kader PD itu diminta menghentikan ocehannya itu.
Saat itulah terjadi ketegangan antara Ode dan Rudolf, yang buntutnya
terjadi penendangan bokong wartawati Sinar Harapan itu. Mendapat tendangan
mendadak, Ode tersungkur dan sempat pingsan. Kejadian itu sempat dicegah wartawan lainnya.
Ode sendiri langsung dibawa ke RSU Dok II, Jayapura dan sempat melapor ke
Polresta Jayapura untuk mengadukan kasus itu. Hingga berita ini dilansir,
polisi masih mengejar pelaku kekerasan tersebut.
Akibat kejadian ini, sejumlah wartawan di Jayapura yang tergabung dalam
Solidaritas Wartawan Anti Teror (SWAT) mendesak Polda Papua untuk
menangkap pelaku. Mereka juga melakukan boikot peliputan kampanye Boediono di Pasar Tradisional Yotefa dan Papua Trade Center.
(zal/mok)










































