"Ingat pada 8 Juli jangan tergiur karena saya tahu persis, masyarakat sering tegiur. Satu dua hari sebelum pemilihan ada yang memberikan uang, dan mereka lupa," kata Megawati.
Mega mengatakan hal itu di hadapan ribuan pendukungnya dalam kampanye terbuka di lapangan Desa Kertosari, Madiun, Jatim, Jumat (26/6/2009). Mega didampingi penasihat Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Pramono Anung dan Suhardi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mega pun berharap kejadian di Pilpres 2004 tidak terulang lagi. Ia mengaku kecewa karena antusiasme masyarakat yang mendukungnya dalam kampanye Pilpres 2004 tidak terbukti lewat hasil pemilu saat itu.
"Waktu kampanye terbuka dihadiri banyak orang. Tapi setelah tiba waktunya, pada 2004 saya mengalami kekecewaan," ujarnya.
"Mungkin karena terlena dan dibanjiri uang. Lupa tujuan semua dan malah memilih orang lain," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Mega juga menjelaskan, proses pemilu tidak hanya ditujukan untuk memilih seorang pemimpin, tetapi lebih dari itu, untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
(lrn/ken)











































