Tanpa Nomor dan Gambar, Tim SBY Tak Merasa Diuntungkan

Spanduk Sosialisasi Pilpres

Tanpa Nomor dan Gambar, Tim SBY Tak Merasa Diuntungkan

- detikNews
Jumat, 26 Jun 2009 15:15 WIB
Tanpa Nomor dan Gambar, Tim SBY Tak Merasa Diuntungkan
Jakarta - Kubu SBY-Boediono merasa tidak diuntungkan dengan adanya spanduk sosialisasi pilpres di Lampung yang menunjukkan tanda contreng pada calon nomor 2. Sebab di kolom capres-cawapres tidak terdapat gambar maupun nomor urut.

"Tidak ada unsur diuntungkan itu, orang cuma ngajak nyontreng kok, dan nggak ada gambar dan nomornya. Kecuali kalau dibuatkan gambar dan nomornya, baru nggak bener," kata Sekretaris Tim Kampanye SBY-Boediono, Marzuki Alie, saat dihubungi detikcom, Jumat (26/6/2009).

Menurut Marzuki, pihaknya tak tahu menahu dengan spanduk tersebut. Yang jelas timnya juga telah membuat spanduk kampanye sendiri sehingga tak perlu menumpang KPU. Namun menurutnya adalah wajar KPU membuat spanduk dengan mencontreng salah satu calon sebagai peragaan. Hal itu tidak perlu diributkan.

"Ya gimana, habis kalau nyontreng yang kanan nanti yang diuntungin yang kanan, kalau nyontreng yang kiri yang diuntungin yang kiri. Saya mau tanya pada orang yang meributkan itu," kata Marzuki.

Mengenai permintaan dari tim pasangan lain yang menghendaki KPU menarik spanduk tersebut, Marzuki mengatakan spanduk itu adalah buatan KPU. Karena itu pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke KPU apakah akan menariknya dari peredaran atau tidak.

"Terserah KPU. Kalau KPU tidak merasa berpihak ya nggak perlu ditarik. Kalau KPU merasa berpihak ya ditarik," kata Sekjen Partai Demokrat ini.

Spanduk sosialisasi pilpres tersebut dipasang di seluruh kecamatan dan kabupaten di Lampung. Dari pengakuan KPU Lampung diketahui bahwa spanduk itu diproduksi dan didistribusikan oleh KPU pusat.

Pada spanduk itu terdapat 3 kolom yang berisi peragaan cara mencontreng yang benar. Satu kolom dicontreng pada nomor urut, satu kolom pada gambar calon, dan satu kolom pada nama calon. Meski tanpa nomor urut dan gambar wajah calon, namun semua penandaan dilakukan pada pasangan calon yang tengah.

(sho/nrl)


Berita Terkait