wapres saling serang.
"Jangan lupa kalau SBY itu masihΒ sebagai presiden dan JK masih wapres.
Tidak baik kan kalau presiden dan wapresnya terlihat saling serang di
depan umum," kata anggota Timses SBY-Boediono, Jafar Hafsah.
Hal itu disampaikan dia menanggapi penampilan SBY dalam Debat Capres II
yang terkesan defensif menghadapi 'serangan' JK, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2009).
Jafar mengatakan, jika SBY meladeni 'serangan' JK tentu hal itu kurang baik sebagai tontonan masyarakat.
"SBY tidak ingin menunjukkan aspek yang tidak baik dalam debat," ujar Korwil pemenangan SBY-Boediono wilayah Sulawesi ini.
Lebih lanjut, Jafar menambahkan, cara-cara menyerang dalam debat capres
yang muncul semalam sebenarnya tidak perlu.
"Pekerjaan anak kecil ngebom-ngebom gitu. Bukannya tidak mau semalam, bisa saja SBY ngebom juga, tapi buat apa!," tegas Jafar.
Jafar juga mengritik sikap JK dalam debat semalam yang sering mengklaim
keberhasilan sendiri. Menurutnya hal tersebut tidak perlu dilakukan oleh
capres Partai Golkar-Hanura itu.
Sebab, kata Jafar, SBY pun tak pernah mengklaim keberhasilan pemerintah
seorang diri. SBY selalu menjelaskan keberhasilan pemerintah itu merupakan
hasil bersama SBY sebagai presiden, wapres, dan para Menteri.
"Mana ada keputusan wapres sendiri, kalau begitu bisa hancur negara," kata dia.
(Rez/aan)











































