"Beberapa kali negeri ini memilih pemimpin bukan ahlinya. Bukan yang tepat memimpin negeri, " kata Wiranto dalam kunjungannya di Sekolah Muhamadiyah, Kota Gede, Yogyakarta, Jumat (26/6/2009).
Untuk memperbaiki kondisi bangsa ini menurut Wiranto, sekarang saatnya bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang tepat. Bukan hal yang tidak masuk akal bila pemimpin baru diberi amanat adalah orang yang tepat melakukan perubahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Wiranto bersedia mendampingi JK karena pasangannya itu memiliki latar belakang anak saudagar, mengetahui masalah ekonomi Indonesia, memiliki pengalaman menjadi menteri dan telah menjabat wapres. Wiranto menilai Jusuf Kalla adalah orang yang tepat memimpin negeri ini untuk lima tahun ke depan.
"Pak JK sangat memahami perekonomian menyangkut rakyat kecil," imbuhnya.
Wiranto mengaku khawatir dengan mitos kalau pemimpin bangsa ini harus berasal dari Jawa. Yang terpenting kata dia pemimpin itu harus ahlinya. "Ahlinya kali ini bukan dari jawa, tapi dari Sulawesi Selatan," tandasnya.
(did/yid)











































