"Bisa dibilang itu bagian dari konspirasi," kata Fadli saat berbincang dengan detikcom, Jumat (26/6/2009).
Menurut Fadli, spanduk sosialisasi pilpres yang diketahui tersebar di Lampung itu cenderung mengarahkan pemilih mencontreng calon nomor urut 2. Semua spanduk yang didistribusikan, seluruhnya mencontreng calon nomor urut 2 yang diketahui adalah pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.
Spanduk itu diproduksi oleh KPU pusat dan didistribusikan ke daerah-daerah. Namun hingga kini, spanduk itu hanya beredar di Lampung.
Dengan adanya spanduk itu, Tim Mega-Prabowo sudah melayangkan surat protes kepada KPU. Fadli juga meminta agar seluruh spanduk tersebut ditarik kembali peredarannya.
"Harus ditarik, seluruhnya dicopot, panwas juga harus segera memanggil KPU setempat," tegas Fadli.
Tim Mega-Prabowo juga berencana segera mendatangi Komisi Pemilihan Umum. "Kita akan datangi KPU untuk meminta beberapa klarifikasi, salah satunya tentang ini," paparnya.
(mok/ken)











































