“Pamflet tersebut jelas-jelas mengarah buat yang melihatnya untuk memilih calon tertentu. Kami meminta KPU untuk segera menarik pamplet tersebut,” kata F. Maizano, koordinator Advokasi Tim Kampanye Mega Pro Provinsi Sumatera Selatan kepada detikcom, di kantornya, Jalan Basuki Rachmad, Kamis (25/06/2009).
Pamplet berukuran 20 x 15 cm ini dengan warna orange dan kuning, berjudul Pemilu Presiden 2009 dengan tiga siluet manusia berbingkai sebanyak tiga buah. Di atas bingkai tertulis nomor urut dan di bawahnya tertulis nama capres dan nama cawapres, dan di bawah sekali tertulis kata 'Menang Kalah Adalah Hal Biasa'.
Yang dipersoalkan Tim Kampanye Mega-Prabowo Provinsi Sumatera Selatan adanya penonjolan bingkai nomor dua, sementara bingkai kiri (satu) dan kanan (tiga) tampak lebih kecil.
“Gambar ini jelas menonjolkan capres dan cawapres nomor 2,” kata Maizano.
(tw/mad)











































