Demikian dikatakan pengamat politik Bima Arya Sugiarto menanggapi kemungkinan menurunnya elektabilitas SBY akibat isu istri Boediono non-Muslim. Hal ini dia sampaikan melalui telepon, kepada detikcom, Kamis (25/6/2009).
"Kampanye yang kemudian terbukti tidak benar justru akan menguatkan kembali elektabilitas SBY-Boediono di hari-hari akhir masa kampanye," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun merujuk hasil survey LSI, sejauh ini penurunan elektabilitas SBY-Boediono terhitung relatif kecil demikian pula dengan penambahan yang diperoleh kompetitor. Memperhitungkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi, Bima menyakini bila pun elektabilitas jagoannya terus menurun, tidak akan sampai jatuh ke titik yang sangat rawan.
"Kalau tidak ada gempa politik dengan isu yang dahsyat, seburuk buruknya penurunan
SBY mentok di angka 55 persen," prediksi pengamat politik ini.
(lh/yid)











































