"Komentar SBY justru memperlemah pemberantasan korupsi yang mereka usung sendiri," ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada detikcom, Kamis (25/6/2009).
Muzani menganggap, komentar SBY ini kontraproduktif di tengah politik pencitraan yang selama ini SBY bangun. Apalagi, beberapa hari lagi Indonesia akan mempunyai hajatan lima tahunan, Pemilu Presiden.
Dia menuturkan, KPK selama ini telah menunjukkan prestasinya meskipun kondisi internal sedang mengalami masalah. Seperti Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar yang menjadi tersangka aksus pembunuhan, serta Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah yang diperiksa Polda Metro Jaya atas kasus yang sama.
"Artinya, pemerintah dan masyarakat harus mensupport supaya kinerja KPK menjadi lebih baik. Bukannya malah membikin komentar yang justru melemahkan," sindir Muzani.
Kasus ini menguntungkan Gerindra? "Tidak ada yang diuntungkan. Biasa-biasa saja. Tapi jelas ini kontraproduktif dengan apa yang digembar-gemborkan SBY untuk memberantas korupsi," pungkas Muzani.
(anw/nwk)











































