"Itu namanya black campaign yang overload, SARA, kampanye murahan, kan sudah dibantah dan jelas orangnya solat. Itu dilaporkan hari ini dalam konteks isu negatif supaya orang tidak terpengaruh," tutur Ketua DPP PD, Ahmad Mubarok, saat berbincang dengan detikcom, kamis (25/6/2009).
Laporan akan dilakukan siang ini. Mubarok menganggap ulah JK dan tim suksesnya sudah diluar batas kewajaran. Menurut Mubarok, isu ini bukan yang pertama kalinya. Pada saat SBY belum menjadi presiden, istrinya pun diisukan sebagai umat Kristen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang membuat rasa sakit hati SBY dan tim suksesnya, menurut Mubarok, adalah penyebaran isu dalam forum yang cukup besar. Menurutnya isu tersebut sudah mengudara lewat sms, sebelum menjadi-jadi seperti sekarang ini. Mubarok berharap Bawaslu sebagai pengawas pemilu dapat menindak tegas kampanye yang arogaan seperti ini.
"Kalau cuma sekedar masalah melalui sms ya tidak apa-apa, tapi kalau sampai melempar isu di forum kan keterlaluan. Bawaslu seharusnya tegas menangani black campaign seperti itu," ungkap Mubarok.
"Saya percaya sekali kampanye yang santun itu masuk ke hati, pada kenyataannya elektabilitas Pak SBY terus naik," tegasnya. (van/ndr)











































