Debat Capres-Cawapres Dinilai Terlalu Normatif

Debat Capres-Cawapres Dinilai Terlalu Normatif

- detikNews
Kamis, 25 Jun 2009 02:05 WIB
Debat Capres-Cawapres Dinilai Terlalu Normatif
Jakarta - Debat cawapres memang sudah lebih menarik ketimbang debat capres seminggu sebelumnya. Namun ajang perdebatan calon pemimpin bangsa ini masih terlalu normatif, kurang aplikatif. Hal ini membuat pemilih hanya disuguhi layaknya pelajaran PPKN.

"Semuanya masih sangat normatif, yang baik menurut saya kalau berkata ekonomi kerakyatan apa uang mau dikerjakan, kalau berbicara keadilan apa yang mau dikerjakan. Jadi tidak hanya menyampaikan visi misi saja," kata Pengamat Politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit, saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (24/6/2009).

Arbi kemudian menyampaikan penilaiannya terhadap jawaban yang dilontarkan ketiga cawapres dalam debat tadi malam. Menurut Arbi, dua Jenderal sangat fokus memandang persoalan hanya dari satu sisi, Boediono lebih umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari ketiganya yang paling komprehensif hanya Boediono, melihat sesuatu dari banyak sudut pandang, Wiranto dan Prabowo seperti memakai kacamata kuda," tutur Arbi.

"Memang sudah lebih baik dari debat capres, namun perlu banyak peningkatan, perdebatan harus lebih nampak, tidak boleh berdialog saja. Bagaimanapun itu akan mempengaruhi pilihan ratusan juta penduduk Indonesia,"tegasnya.

(van/ndr)


Berita Terkait