"Semuanya masih sangat normatif, yang baik menurut saya kalau berkata ekonomi kerakyatan apa uang mau dikerjakan, kalau berbicara keadilan apa yang mau dikerjakan. Jadi tidak hanya menyampaikan visi misi saja," kata Pengamat Politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit, saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (24/6/2009).
Arbi kemudian menyampaikan penilaiannya terhadap jawaban yang dilontarkan ketiga cawapres dalam debat tadi malam. Menurut Arbi, dua Jenderal sangat fokus memandang persoalan hanya dari satu sisi, Boediono lebih umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang sudah lebih baik dari debat capres, namun perlu banyak peningkatan, perdebatan harus lebih nampak, tidak boleh berdialog saja. Bagaimanapun itu akan mempengaruhi pilihan ratusan juta penduduk Indonesia,"tegasnya.
(van/ndr)











































