"Yang menyebarkan ketakutan satu putaran kan PDIP dan Golkar, mereka mati kutu kalau harus satu putaran. Mereka bisa melawan kalau hanya dua putaran, jadi bisa berkoalisi, itu strateginya," ujar Arbi, saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (24/6/2009).
Arbi sendiri mengaku yakin pilpres hanya akan berlangsung satu babak. Meskipun demikian Arbi tidak yakin SBY bisa mengalahkan rekor Soeharto dengan memeproleh 70 persen suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arbi, survey yang dilakukan lembaga survey adalah referensi akurat. Lembaga survey, menurut Arbi, tidak akan mempertaruhkan nama baiknya dengan membohongi publik.
"Dilihat survey itu masih tinggi elektabilitasnya, lembaga survey metodologinya bener, tidak otomatis sumber merusak metedologi, mereka harus pertahankan reputasi mereka juga kan," jelas Arbi.
"Memang strategi orang kecil, diperpanjang permainan selagi ada harpan," candanya.
(van/ndr)











































