"Para ketiga calon ini yag mana yang beda, bungkusnya sama dan semua melanjutkan orde baru," ujar Mayjen (Pur) Saurip Kadi usai disksusi Neoliberalisme di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat (24/6/2009).
Menurut mantan Asisten Teritori (Aster) KSAD ini, ketiga pasangan ini hanya meneriakkan konsep-konsep yang sudah lama dan usang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Saurip menambahkan kebijakan pemerintah dalam hal Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Askeskin merupakan manipulasi kebijakan atas nama kekuasaan.
"Padahal menguntungkan pihak-pihak tertentu, yang dibutuhkan bukan BLT dan Raskin, mereka bisa siapkan sendiri, tapi kepastian infrastruktur dan kepastian pasar," tuturnya.
(fiq/gah)











































