Pengamat: Kampanye JK & Mega Lebih Merakyat

Elektabilitas SBY Turun

Pengamat: Kampanye JK & Mega Lebih Merakyat

- detikNews
Rabu, 24 Jun 2009 17:08 WIB
Pengamat: Kampanye JK & Mega Lebih Merakyat
Jakarta - Menurunnya elektabilitas capres SBY diduga disebabkan kampanyenya yang kurang merakyat. Kampanye capres Jusuf Kalla(JK) dan Megawati dinilai lebih merakyat. Baik JK maupun Mega mampu menyuguhkan program prorakyat kecil.

Demikian disampaikan pengamat politik LIPI Siti Zuhro dalam diskusi di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/6/2009).

"Terutama JK, dia cepat mengambil isu-isu kerakyatan misalnya isu jilbab dan copot sepatu. JK juga tidak terikat oleh sekat-sekat, dia lebih egaliter dan tidak elitis," paparnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain kurang merakyat, penurunan elektabilitas SBY juga dipengaruhi oleh kebingungan sebagian partai anggota koalisi Partai Demokrat (PD) penyokong SBY.Β  "Mereka termasuk PKS dan juga PAN masih bingung," ujarnya.

Siti mengingatkan, jika koalisi PD tidak solid seperti sekarang pada hari-hari akhir mendekati pilpres, bisa jadi pilpres 2 putaran akan terwujud.

Namun jika PD bisa menyolidkan koalisi, bisa jadi pasangan nomor urut 2 tersebut menyudahi pertarungan dalam 1 putaran saja.

Karena itu, Siti melihat, peluang pilpres akan berlangsung 2 putaran masih besar. "Karena JK dan Mega sudah bisa meraih simpati," tadasnya. (Rez/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads