Megawati hadir dalam acara kampanye itu bersama Sekjen DPP PDIP Pramono Anung, Ketua DPP PDIP Tjahyo Kumolo, Ketua DPD PDIP DIY, H. Djuwarto serta sejumlah anggota tim kampanye Mega-Prabowo. Sebelum menghadiri rapat terbuka, Mega juga menghadiri acara kontrak politik bersama para Guru Tidak Tetap (GTT) swasta di Gedung Mandala Bakti Wanitatama.
Massa hadir sejak pagi itu dari berbagai wilayah di Yogyakarta seperti Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo. Mereka hadir dengan mencarter kendaraan roda empat maupun sepeda motor. Dari Kota Yogyakarta, anggota Paguyuban Pengemudi Becak Yogyakarta dengan membawa becak masing-masing turut menghadiri rapat terbuka tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat rombongan Megawati tiba di Alun Alun langsung disambut kesenian Gejog Lesung yang dimainkan ibu-ibu warga Nitiprayan, Desa Ngestiharjo. Saat ditanya oleh pemandu acara, apakah sudah mengenal Ibu Megawati. Salah seorang ibu anggota kesenian Gejog Lesung menjawab sudah mengenal. Terus, ditanyakan lagi, nomor berapa. Dia menjawab nomor satu. Pada tanggal 8 Juli nanti akan memilih siapa, dijawab akan memilih nomor satu.
Sementara itu saat orasi politik, Megawati meminta warga Yogyakarta untuk memilih nomor satu, sebab nomor satu adalah jempolan. "Nomor satu itu jempolan," kata Mega sambil menangkat kedua jempol tangannya ke depan.
(bgs/djo)











































