antikorupsi tersebut.
"KPK harus terus fokus, fungsi pemberantasan korupsi harus terus berlanjut," kata cawapres Boediono.
Hal tersebut ia sampaikan ketika berdiskusi dengan para aktivisย antikorupsi di kantor Transparency International Indonesia (TII) di Jl
Senayan Bawah, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2009).
Dalam acara yang juga dihadiri oleh bekas Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas dan praktisi hukum Todung Mulya Lubis tersebut, Boediono meminta KPK terus mawas diri. Pemberhentian sementara KPK Antasari Azhar dan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah, perlu dianggap sebagai sebuah terapi kejut yang positif.
"Dengan kejadian itu KPK harus lebih memperbaiki tata kerja," imbuhnya.
Menurut Boediono, KPK saat ini adalah salah satu lembaga hukum yang bisa
diandalkan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Termasuk program
reformasi birokrasi di beberapa departemen dan lembaga.
(mad/nwk)











































