Massa Mega-Prabowo di Solo Nonton Debat Cawapres di Pasar

Massa Mega-Prabowo di Solo Nonton Debat Cawapres di Pasar

- detikNews
Rabu, 24 Jun 2009 00:12 WIB
Massa Mega-Prabowo di Solo Nonton Debat Cawapres di Pasar
Jakarta - Seperti halnya menonton bola, menonton debat cawapres pun dirasakan akan lebih asyik kalau bareng-bareng. Mungkin itulah yang ada di benak sebagian orang. Di Solo, setidaknya ada dua tempat nonton bareng debat cawapres, Selasa (23/6/2009).

Lokasi pertama adalah di Pasar Kembang, Solo. Lokasi yang dipilih persis di halaman pasar. Para penonton berasal dari beragam latar belakang. Ada pedagang bunga yang memang buka hingga malam, tukang becak, para pengamen, maupun warga sekitar yang datang karena melihat keramaian.

Lokasi kedua adalah di atas tanggul di Kelurahan Tipes, Solo. Ratusan penonton yang datang juga beragam, namun sebagian besar adalah warga sekitar lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua acara nonton bersama itu difasilitasi oleh tim kampanye Mega-Prabowo. Bahkan dua politisi muda PDIP, Aria Bima dan Rieke Dyah Pitaloka, ikut hadir dan menonton bersama warga di Pasar Kembang hingga selesainya acara debat.

Hentikan Polling SMS

Pada kesempatan tersebut, Aria Bima mendesak dihentikannya polling SMS yang dilakukan oleh stasiun televisi yang menyiarkan acara debat. Dia menduga polling tersebut bagian dari pencitraan salah satu pasangan capres untuk mempengaruhi suara publik.

"Kami curiga prosentase yang ditayangkan itu sekadar rekayasa murahan saja. Terbukti dari laporan yang kami terima, banyak SMS yang dikirim ternyata gagal masuk. Ada laporan bahwa pengiriman itu gagal. Dengan demikian sulit mempercayai bahwa polling itu independen dan jujur," ujarnya.

Bima berharap, dalam pelaksanaan debat berikutnya KPU melarang polling yang tidak sehat seperti itu dilanjutkan. "Polling seperti itu sangat tidak fair karena berdampak langsung pada pemilih yang kurang paham adanya permainan seperti itu. Itu bagian dari operasi senyap salah satu pasangan," tegasnya.
(mbr/sho)


Berita Terkait