Demikian tanggapan Ketua DPP PD Andi Mallarangeng tentang penilaian minimnya agenda HAM SBY-Boediono oleh Imparsial. Hal ini dia sampaikan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
"Kalau soal HAM kita lihat saja rekam jejak masing-masing. Banyak agenda HAM telah kita selesaikan bermartabat dan terhormat," ujar dia.
Salah satu agenda bidang HAM yang SBY laksanakan adalah penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat pasca-jajak pendapat di Dili 1998. Kasus yang menyeret banya petinggi militer dan sempat menjadi isu internasional itu diselesaikan bersama oleh pihak RI dan Timor Leste.
Sedangkan mengenai kasus tewasnya Munir, justru pemerintahan SBY yang melakukan proses hukum. Pengusutan yang bukan cuma dilakukan kepolisian tapi juga tim independen yang terdiri dari para aktivis HAM.
"Padahal Cak Munir itu kejadiannya sebelum Pak SBY jadi presiden. Kita terus berusaha mengungkap siapakah pelaku pembunuhannya," imbuh Mallarangeng.
Hasil analisa Imparsial atas visi dan misi bidang HAM kontestan Pilpres 2009, mendudukan SBY-Boediono di posisi terbawah. Bila dibandingkan dengan yang lain, rencana aksi dari pasangan unggulan tersebut dinilai yang paling tidak jelas.
(lh/anw)











































