Tidak hanya itu, isu miring lainnya tentang JK juga masih ada. JK disebut-sebut akan menggusur perumahan TNI dan perkampungan kumuh di Makassar. Kawasan itu dijadikan arena komersial yang dikelola keluarga besar JK yang terkenal sebagai pengusaaha itu.
Namun semua itu dibantah oleh para pendukungnya melalui juru bicara Relawan C-27, Subhan Jaya, dalam jumpa pers di warung kopi Daeng Anas, Jalan Pelita Raya, Makassar (23/6/2009). Menurut Subhan, semua itu hanya propaganda hitam belaka.
Menurut Subhan, ada delapan poin isu negatif yang dilancarkan pihak tertentu kepada JK. Semua itu dilakukan untuk melecehkan posisi JK sebagai putra daerah Sulsel. Dari temuan Relawan C-27 di beberapa daerah di Sulsel, JK disebutkan akan menggusur rumah perumahan TNI, perumahan kumuh dan pasar-pasar tradisional untuk dijadikan pusat perbelanjaan yang dikelola oleh perusahaan keluarga JK.
"Faktanya JK adalah orang yang berdiri paling depan dalam memajukan pasar tradisional. Dan perusahaan keluarga JK sudah 60 tahun menyokong pembangunan bangsa ini," ungkap Subhan.
Subhan menambahkan, JK juga disebut-sebut hanya akan memperhatikan sukunya sendiri, yakni suku Bugis, jika terpilih sebagai presiden.Â
Meski demikian, hkata Subhan, Relawan C-27 tidak mau menuduh siapa-siapa di balik kampanye hitam terhadap JK tersebut. Relawan C-27 hanya menginginkan persaingan yang fair dan tertib etika.Â
"Cara yang mereka lakukan dalam menjelek-jelekkan JK itu seperti kentut, tercium baunya tapi tidak kelihatan," pungkas Subhan.Â
(mna/djo)











































