Demikian komentar Ketua DPP PD Andi Mallarangeng atas tren penurunan elektabilitas SBY-Boediono. Hal ini dia sampaikan di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
"Di hasil survei LSI, LP3ES, Kompas dan lainnya masih jauh di atas," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua minggu tersisa ini rasanya tidak akan terlalu banyak perubahan dalam referensi pemilih. Kalau memang rakyat kehendaki pilpres satu putaran kenapa tidak?" ujarnya.
Hasil jajak pendapat terbaru Puskaptis menyebut elektabilitas SBY-Boediono adalah 52,25 persen. Memang aman, tetapi menurun dari sebelumnya sebesar 57 persen.
Sementara hasil jajak pendapat IDM menyatakan Mega-Prabowo yang ada di posisi aman. Sedangkan posisi dua dan tiga diisi oleh SBY-Boediono dan
JK-Wiranto.
"Kalau ada jajak pendapat, kita lihat lah latar belakangnya dan bagaimana metodologinya. Jangan yang tiba-tiba muncul begitu," komentar Mallarangeng tentang IDM.
(lh/irw)











































