Perubahan itu, akan mulai diterapkan dalam debat calon wakil presiden yang akan digelar Selasa 23 Juni yang bertema 'Pembangunan Jati Diri Bangsa'. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Hidayatullah Komarudin Hidayat akan menjadi moderator acara itu.
"KPU sudah mengundang timkamnas masing-masing capres-cawapres dalam rangka rapat koordinasi mengenai debat cawapres," kata anggota KPU Endang Sulastri di kantornya Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Segmen pertanyaan juga akan diubah tidak hanya satu pertanyaan saja, tetapi dimungkinkan untuk dilanjutkan dengan pertanyaan lain sehingga bisa menggali capres dan cawapres," kata Endang.
Selain format pertanyaan, KPU juga akan mengubah posisi berdiri masing-masing kandidat. "Untuk posisi ada perubahan, walaupun tidak berhadapan langsung tetapi untuk besok posisi agak serong membentuk setengah lingkaran dan saling berdekatan," katanya.
Kemudian terkait masalah iklan yang dinilai beberapa pihak terlalu banyak, Endang mengatakan iklan debat cawapres tidak akan sebanyak pada debat capres perdana kemarin.
"Untuk iklan akan dikurangi, tidak akan memotong pertanyaan," tegasnya.
Selain itu, acara debat juga akan berlangsung tanpa pembawa acara (MC). "Yang jelas tidak ada host, tidak ada MC. Kita ingin menjadikan format debat yang lebih berwibawa," katanya.
(nvc/ken)











































