UGM Berangkatkan 376 Mahasiswa KKN Pemantau Pilpres

UGM Berangkatkan 376 Mahasiswa KKN Pemantau Pilpres

- detikNews
Senin, 22 Jun 2009 12:13 WIB
UGM Berangkatkan 376 Mahasiswa KKN Pemantau Pilpres
Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) memberangkatkan 376 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) program Pendidikan Pemilih dan Pemantauan Pemilu (P4) 2009 tahap III. Mereka akan disebar menjadi pemantau pilpres 8 Juli 2009 di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Peserta KKN Program P4 Tahap III yang melibatkan 13 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini akan disebar di Kabupaten Klaten, Sleman, Kulonprogo dan Kota Yogyakarta. Selama dua bulan mahasiswa diterjunkan di lokasi mulai 22 Juni sampai 3 Agustus 2009 atau pilpres putaran I selesai.

Pembekalan terakhir sekaligus acara pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGM, Prof Dr Danang Parikesit MSc, di Balairung Gedung Pusat UGM, di Bulaksumur Yogyakarta, Senin (22/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Danang mengatakan program KKN P4 Tahap III ini fokus pada pilpres putaran I. Program tahap I dan II untuk pemilu legislatif telah selesai dan dilanjutkan untuk pilpres putaran I. "Tahap ketiga ini, sebanyak 376 mahasiswa langsung diterjunkan mulai hari ini di Klaten dan kabupaten/kota di DIY," katanya.

Dia berpesan mahasiswa untuk dapat menjaga netralitas dan kekompakan antar mahasiswa di lokasi. Sebab pilpres berbeda dengan pelaksanaan pemilu legislatif. "Oleh karena itu simpan baik-baik dukungan pribadi masing-masing saat dilokasi, tak perlu ditampakkan," kata Danang.

Menurut dia, sosialisasi untuk pilpres memang lebih mudah tidak serumit pemilu legislatif, yakni hanya diikuti tiga pasangan capres dan cawapres. Namun untuk pilpres akan lebih sengit pertaruangannya.

"Pertarungan antar capres dan cawapres di berbagai media sudah memanas, karena itu kita meminta mahadiswa benar-benar memantau, melakukan sosialisasi yang baik dan mampu membuat kondisi di lokasi yang kondusif dan baik," katanya.

Sementara itu Ketua Bidang Pengelolaan KKN UGM, Dr drh Djoko Prastowo menambahkan sasaran program tahap III tetap sama dengan program sebelumnya yakni pemilih pemula dengan usia 17-22 tahun. Jumlah ini mencapai 16 persen dari total seluruh pemilih. Sedangkan jumlah perempuan mencapai sekitar 60 persen dari jumlah seluruh penduduk Indonesia.

Menurut dia, kedua kelompok ini yang jadi sasaran pendidikan pemilih cerdas. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi pemantau pilpres sesuai peraturan perundang-undangan. Mahasiswa yang terlibat menjadi pemantau itu akan mengamati semua tahapan pilpres yang telah berjalan saat ini.

"Saat di lokasi mahasiswa juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, dusun, panwascam, panwaslu maupun pemantau lainnya," kata Djoko.

(bgs/djo)


Berita Terkait