"Pemerintah sebaiknya jangan menambah kebohongan lagi. Kami lebih percaya pernyataan Ketua BPK Anwar Nasution yang mengatakan BLT itu dari utang. Apalagi Anwar sampai saat ini tidak menarik pernyataannya," kata Sekjen Barindo Raya Jackson Kumaat kepada detikcom, Minggu (21/6/2009).
Jackson juga mengatakan, selama ini pemerintahan SBY tidak jujur mengenai sumber dana BLT. Alasannya, bila memang pernyataan Anwar soal BLT dari utang tidak benar, kenapa Menkeu tidak meminta Anwar Nasution klarifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Jackson, Menkeu juga perlu melakukan klarifikasi tentang utang IMF dengan bunga 4 persen dan diklaim telah dilunasi. Sebab kenyataannya, pemerintah saat ini memiliki utang baru sebesar Rp 400 triliun yang dengan bunganya berkisar 12-13 persen.
"Utang dari IMF memang lunas. Tapi kenapa sekarang muncul utang baru yang bunganya sangat tinggi. Ini sama saja lepas dari mulut buaya masuk mulut harimau," pungkasnya.
(zal/irw)











































