Namun, setelah berpuluh-puluh tahun berlalu, Mega belum melihat perkembangan signifikan dari industri kain di daerah timur pasundan tersebut.
"Dari saya kuliah sampai sekarang nggak ada kemajuan," kata Mega di hadapan ribuan massa pendukungnya saat kampanye di GOR Sukapura, Tasikmalaya, Minggu (21/6/2009).
"Apa karena orang Jabar suka hereuy (becanda) ya, jadi kalau diajak serius susah," candanya.
Ia pun mendorong para pelaku industri kain di Tasikmalaya untuk lebih meningkatkan produksinya. "Harus greget dong, kalau mau maju," pinta Mega.
Selain kerja keras dari para pelaku industri, kata Mega, kemajuan industri kain juga ditentukan oleh perlindungan industri dalam negeri. Sebab, lanjutnya, tanpa adanya perlindungan, produk dan industri dalam negeri tidak akan bertahan dengan serbuan produk import.
(lrn/mad)











































