JK Spontan Lunasi Utang Rp 5 Juta Pendukungnya

JK Spontan Lunasi Utang Rp 5 Juta Pendukungnya

- detikNews
Minggu, 21 Jun 2009 17:03 WIB
JK Spontan Lunasi Utang Rp 5 Juta Pendukungnya
Solo - JK membawa berkah bagi Dewi (35). Kedatangan JK ke Solo membuat utang Rp 5 juta yang lama tak bisa dibayar Dewi, terlunasi dalam waktu singkat.

Kisah ini terjadi di Lapangan Kota Barat, Solo, Jateng, Minggu (21/6/2009). Saat itu JK tengah berpidato di depan ribuan pendukungnya. Suasana cukup meriah. Di sampingnya ada cawapres Wiranto. Mereka berkampanye berdua.

Di tengah orasi, JK meminta salah seorang pendukungnya naik ke atas panggung. Perempuan itu ibu rumah tangga bernama Dewi, beranak dua, suaminya buruh pabrik. Dia mengaku sudah lama tidak bekerja alias menganggur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa harapanmu buat presiden ke depan?" tanya JK yang mengenakan kemeja batik biru lengan pendek selanjutnya. Dewi berharap dia mendapatkan pekerjaan.

"Ya, nanti kita akan ciptakan lapangan kerja," janji JK. Dewi lalu terlihat bisik-bisik pada Wiranto. Wiranto lalu berkata,"Jangan bisik-bisik, ngomong aja langsung," ujarnya pada Dewi.

"Sebetulnya saya punya masalah, Pak. Saya punya utang yang buat Bapak kecil, tapi buat saya besar sekali," jawab Dewi, berani menyatakan apa yang baru saja dibisikkan pada Wiranto.

"Berapa utangnya?" tanya JK.

"Saya punya utang Rp 5 juta, sudah lama tidak bisa bayar," jawab Dewi.

"Oke, hari ini juga saya lunasi utang kamu. Sana ke ibu saya," kata JK sembari menunjuk di belakang panggung. Di situ duduk istrinya, Ny Mufidah, dan istri Wiranto, Ny Uga.

"Tolong berdiri dulu," pinta JK pada istrinya. Ny Mufidah lalu berdiri.

"Tolong dikasih Rp 5 juta, lunasi utangnya," kata JK pada Mufidah. Ibu Mufidah tersenyum, mengiyakan perintah suaminya.

Mendengar hal itu, Dewi jelas bergembira. Dia mencium tangan JK dan langsung ke belakang panggung menemui Mufidah.

Pemandangan spontan ini jelas membuat massa iri. Mereka berebutan mengacungkan tangan, mencoba peruntungan. "Saya juga punya utang, Pak! Saya juga punya utang!" seru mereka.

Wiranto hanya bisa terkekeh. "Iki sing okeh utange podho ngacung kabeh tangane. (ini yang banyak utangnya pada mengacungkan tangan semua)," ujarnya. Hingga kini kampanye masih berlangsung.
(nrl/mad)


Berita Terkait