Peluang Pilpres Dua Putaran Makin Besar

Survei Puskaptis

Peluang Pilpres Dua Putaran Makin Besar

- detikNews
Minggu, 21 Jun 2009 14:40 WIB
 Peluang Pilpres Dua Putaran Makin Besar
Jakarta - Kampanye pilpres satu putaran atau dua putaran masih terus digaungkan oleh para capres-cawapres. Berdasarkan hasil survei Puskaptis, peluang terjadi Pilpres dua putaran makin besar seiring mendekatnya hari pemungutan suara.

Hasil survei Puskaptis 4-11 Juni 2009 memperlihatkan elektabilitas SBY-Boediono semakin menurun dan nyaris menyentuh angka 50%. Tepatnya, hasil survei Puskaptis menunjukkan elektabilitas SBY-Boediono 52,15%.

Elektabilitas Megawati-Prabowo juga menurun menjadi 22,17%. Hanya elektabilitas JK-Wiranto yang mengalami kenaikan menjadi 17,20%. "Dibanding survei kita sebelumnya, elektabilitas SBY-Boediono makin menurun, menjadi 52,15%. Sebelumnya, elektabilitas SBY 57,39%," kata Direktuf Eksekutif Puskaptis dalam jumpa pers di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (21/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan makin menurunnya elektabilitas SBY hampir mendekati 50%, Pilpres 2009 berpeluang besar menjadi dua putaran. "Dari hasil survei ini, bisa dikatakan kecenderungan terjadinya pilpres satu atau dua putaran cukup besar. Tapi, kecenderungan dua putaran lebih besar," kata Yazid.

Menurut dia, pilpres dua putaran bukan semata-mata karena tidak ada capres-cawapres yang mendapat suara di atas 50%. Namun, bila ada kandidat capres-cawapres yang mendapat suara di atas 50%, tapi konsentrasi penyebarannya tidak merata, maka pilpres tetap akan dilakukan dua putaran.

"Untuk Pilpres satu putaran, kandidat harus mendapat suara 50%, dengan konsentrasi penyebaran hampir di setengah jumlah provinsi di Indonesia. Jadi, kalau pun ada yang memperoleh 50% tetapi konsentrasi hanya di Jawa dan Sumatera, tidak bisa dikatakan secara otomatis menang satu putaran," jelas Yazid.

(asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads