Hasil survei Puskaptis 4-11 Juni 2009 memperlihatkan elektabilitas SBY-Boediono semakin menurun dan nyaris menyentuh angka 50%. Tepatnya, hasil survei Puskaptis menunjukkan elektabilitas SBY-Boediono 52,15%.
Elektabilitas Megawati-Prabowo juga menurun menjadi 22,17%. Hanya elektabilitas JK-Wiranto yang mengalami kenaikan menjadi 17,20%. "Dibanding survei kita sebelumnya, elektabilitas SBY-Boediono makin menurun, menjadi 52,15%. Sebelumnya, elektabilitas SBY 57,39%," kata Direktuf Eksekutif Puskaptis dalam jumpa pers di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (21/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, pilpres dua putaran bukan semata-mata karena tidak ada capres-cawapres yang mendapat suara di atas 50%. Namun, bila ada kandidat capres-cawapres yang mendapat suara di atas 50%, tapi konsentrasi penyebarannya tidak merata, maka pilpres tetap akan dilakukan dua putaran.
"Untuk Pilpres satu putaran, kandidat harus mendapat suara 50%, dengan konsentrasi penyebaran hampir di setengah jumlah provinsi di Indonesia. Jadi, kalau pun ada yang memperoleh 50% tetapi konsentrasi hanya di Jawa dan Sumatera, tidak bisa dikatakan secara otomatis menang satu putaran," jelas Yazid.
(asy/nrl)











































