"Jangan anggap kalau satu putaran (kubu) itu saja yang menang. Kita juga bisa menang. Kita tidak takut," kata JK saat berkunjung ke kantor redaksi Suara Merdeka, Jl Pandanaran, Semarang, Minggu (21/6/2009).
Menurutnya, pilpres satu putaran sah-sah saja asal berdasarkan kemauan rakyat dan tidak ada pemaksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK juga menerangkan, bila pilpres dilakukan 1 putaran dengan tujuan menghemat anggaran Rp 4 triliun, kurang relevan. Alasannya, kalau hasil pilpres tidak sesuai dengan kehendak rakyat, anggaran yang lebih banyak bisa dihambur-hamburkan.
"Ya memang kalau satu putaran menghemat Rp 4 triliun. Tapi kalau salah pilih dan penetapannya ditunda-tunda dan diulang-ulang, dananya bisa lebih banyak, bahkan ratusan triliun," ujar politisi Golkar ini.
(nrl/mad)











































