Beri Nomor HP, SBY Minta Pedagang Adukan Pengusaha Nakal

Kunjungan ke Pasar Riau

Beri Nomor HP, SBY Minta Pedagang Adukan Pengusaha Nakal

- detikNews
Sabtu, 20 Jun 2009 12:17 WIB
Beri Nomor HP, SBY Minta Pedagang Adukan Pengusaha Nakal
Pekanbaru - Dalam kunjungannya ke Pasar Bawah, Pekanbaru, Riau, capres SBY menerima keluhan dari para pedagang. Salah satu keluhan itu adalah banyaknya pengusaha nakal yang mempersulit pedagang kecil. SBY pun meminta mereka mengadukan pengusaha nakal itu ke dirinya melalui nomor khusus 9949.

"Pak SBY, katanya kita gampang beras. Tapi kenapa beras mahal? Banyak pengusaha yang nakal," kata salah seorang pedagang saat SBY berkunjung, Sabtu (20/6/2009).

Menanggapi keluhan itu, SBY lantas berkata kepada ajudannya. "Ajudan, tolong kasih nomor supaya kalau ada pengusaha nakal adukan ke saya. Nomornya berapa? 9949," kata SBY.

Dia menambahkan, pengusaha besar tidak boleh mempersulit rakyat kecil karena hal itu adalah sebuah kejahatan. Terlebih saat ini terdapat program Kredit Usaha Rakyat yang mempermudah masyarakat dalam berusaha dengan persyaratan yang sangat mudah.

"Jadi kalau ada apa-apa langsung saja hubungi nomor itu. Mudah-mudahan bisnis maju terus, rezeki bertambah," ujar SBY.

Mendengar perkataan itu, sontak para pedagang menyahut. "Amin!" sahut mereka serempak.

Dalam kunjungannya ke Riau itu, SBY ditemani Ibu Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Jubir Tim Kampanye SBY-Boediono Andi Mallarangeng, Presiden PKS Tifatul Sembiring, dan para anggota tim kampanye SBY-Boediono daerah Riau.

Selama kurang lebih 30 menit kunjungannya di pasar, SBY melihat-lihat beberapa kios, antara lain kios pakaian, perhiasan, kebutuhan pokok, dan lain-lain. Saat hendak meninggalkan pasar pukul 11.00 WIB, SBY menyempatkan diri menyapa kembali para pedagang.

"Terima kasih semuanya, mudah-mudahan Bapak Ibu mendapat rezeki dari Allah. Terima kasih polisi, terima kasih polwan, terima kasih semuanya," kata SBY.

Selanjutnya SBY menuju GOR Rumbai untuk melakukan kampanye rapat terbatas. (sho/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads