"Saya agak pesimis kalau Pilpres akan berlangsung lebih bagus dari Pileg. Indikasinya dari DPT saja yang bermasalah," kata Anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina Sitorus kepada wartawan disela-sela pelatihan anggota Panwas untuk Indonesia Timur di Hotel Bumi Surabaya, Jalan Basuki Rahmat, Kamis (18/6/2009).
Dia mencontohkan adanya percetakan yang mencetak logistik Pilpres namun percetakan tersebut tidak masuk dalam konsursium perusahaan yang mencetak logistik. Perempuan berkacamata ini menyebutkan salah satu perusahaan yang menang tender adalah PT Fajar tapi yang mencetak kemudian adalah PT Surya Agung.
"Padahal PT Surya Agung yang melakukan percetakan logistik tidak masuk konsorsium. Sehingga ini bisa menimbulkan lepas tanggung jawab," ungkapnya.
Dia berharap KPU segera menyerahkan DPT Pilpres pada masing-masing tim sukses calon presiden dan wakil presiden. Alasan dia tim sukses capres bisa memperbaiki DPT. Dia tidak ingin persoalan di Pileg terulang lagi di Pilpres. "Kita berharap itu diberikan," tandasnya.
(ze/ndr)











































