Sudi Silalahi: Saya Terganggu

JK Klaim Perdamaian Aceh

Sudi Silalahi: Saya Terganggu

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 17:40 WIB
Sudi Silalahi: Saya Terganggu
Jakarta - Klaim capres JK terhadap andil besar dirinya dalam perdamaian Aceh mulai 'mengganggu' pihak yang terlibat dalam proses tersebut. Salah satu di antaranya adalah Sudi Silalahi yang memimpin Desk Aceh di Menko Polhukam pada 2001.

"Saya ikut terganggu. Saya pelaku sejarah, saya tahu ceritanya.  Saya dan Pak Mar'ie Muhammad masuk hutan Aceh berunding membebaskan sandera. Bekomunukasi dengan pimpinan GAM di dalam dan luar negeri," tutur Sudi, Kamis (18/6/2009).

Menurut Sudi, peran SBY dalam proses damai Aceh berlangsung sejak 2001 saat menjabat Menko Polkam RI. Di dalam posisi itulah SBY mengupayakan penyelesaian konflik Aceh secara damai dan bermartabat karena sadar bahwa pendekatan militerisme pasti tidak akan berhasil.

Atas upaya yang SBY rintis, maka satu tahun kemudian pemerintahan yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri mengeluarkan Inpres penyelesaian Aceh secara damai. Desk Aceh di Menko Polkam yang Sudi Silalahi pimpin dan beranggotakan tokoh-tokoh Aceh dan lainnya yang terkait, dibentuk sebagai tindak lanjut.

Sejumlah langkah aksi langsung dijalankan. Mulai dari membentuk tim juru perundingan, merintis kontak dengan pimpinan militer GAM di hutan-hutan dan menyakinkan tokoh GAM di luar negeri.

"Upaya kita pada saat itu gagal karena belum solid semua di pemerintahan, DPR, TNI dan lainya. Kita tahu saat itu ada unsur yang inginkan bumi hangus di Aceh," papar Sudi.

Setelah SBY duduk di pucuk pemerintahan, upaya yang sempat macet itu dilanjutkan. Puncaknya adalah ketika bencana tsunami melanda pada Desember 2004.

"Pada situasi itu semua yang duhulu tidak mendukung, jadi mendukung. Semua solid di bawah SBY pada kala itu," jelas Sudi.

(lh/nrl)


Berita Terkait