"Itu sama dengan membodohi rakyat. Presiden gajinya cuma 50 juta perbulan, tidak ada artinya untuk mereka," tutur Anggota Tim Sukses SBY-Boediono, Syarif Hasan, saat berbincang dengan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2009).
Menurut Syarif, apa yang diucapkan Prabowo hanyalah manuver kampanye politik untuk memenangkan Mega-Prabowo dalam pilpres Juli nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarif kemudian mencontohkan kasus yang sama juga terjadi pada calon anggota DPR. Janji-janji sebelum menang tidak dilaksanakan saat menjabat. "Dulu juga ada anggota DPR sebelum jadi janjinya nggak mau terima gaji, tapi nyatanya ya terima juga," beber Syarif.
Apakah ini akan berhasil menaikkan suara Mega-Prabowo? "Tidak akan terlalu mempengaruhi perolehan suaranya, sudahlah," Jawabnya santai.
(van/yid)










































