"Kalau PPATK masih ada di bawah BI atau Depkeu itu
sangat susah dan selalu menguntungkan incumbent," kata Juru Bicara Tim Sukses JK-Wiranto, Poempida Hidayatulloh, dalam diskusi di DPR, Senayan, Kamis (18/6/2009).
Poempida menjelaskan, transaksi di rekening dana kampanye akan tercatat di PPATK. Dengan laporan itu seharusnya PPATK berkoordinasi dengan Bawaslu untuk pengawasan dana-dana itu.
"Di negara kita ini tidak ada level playing field yang sama jadi ada kesenjangan. Seharusnya semua setara dan tidak ada yang punya keuntungan lebih," katanya.
(nal/iy)











































