"Harusnya kesepakatan bersama dulu, nanti kan lucu yang satu bertekad yang satu tidak. Pak Prabowo boleh lah bersumpah, sedangkan Megawati masih menerima pensiun tidak?" kata Pengamat Politik UI Maswadi Rauf saat berbincang dengan detikcom, Kamis (18/6/2009).
Menurut Maswadi, kontrak politik seperti itu merupakan hal yang wajar dilakukan oleh pasangan capres/cawapres. Karena gaji & tunjangan merupakan hak setiap orang, jadi bisa menerima atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maswadi menjelaskan, kontrak politik menolak gaji tidak akan banyak berpengaruh pada pemilih nanti. Masyarakat lebih melihat program apa yang diusung oleh pasangan calon.
"Yang penting bukan soal itu, yang penting itu apa programnya dan bagaimana langkah-langkahnya," pungkasnya.
(ape/iy)











































