"Kalau gambar SBY tidak mau ditampilkan ya kita akan perbaiki tapi kita akan kirimkan lagi terserah mereka mau atau tidak, Facebook berjalan terus," tutur anggota Tim Sukses Mega-Prabowo, Ganjar Pranowo, dalam dialog bertajuk "Menelisik Dana Kampanye Pilpres," di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2009).
Ganjar menjelaskan bahwa PDIP terus melakukan lobi dengan stasiun TV untuk memasang iklannya, namun selalu ditolak.
Β
"Hampir semua media baru satu yang menerima, karena tidak mungkin kami menjumpai masyarakat satu persatu," keluh Ganjar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena wacana satu putaran itu sudah membuat wacana baru yang mengubah TV beralasan slotnya penuh atau apa. TV itu pronya ke mana," kata Ganjar.
Ganjar kemudian menyindir keterlibatan beberapa komisaris BUMN yang ikut memperkuat tim sukses SBY-Boediono. Menurut Ganjar hal ini menambah kekuatan SBY-Boediono.
"Yang paling tidak sukses ya kami karena tidak ada komisaris dukung kami, karena hanya bau-bau kursi, bau-bau kekuasaan," sindirnya.
"Saya tidak tahu apakah itu boikot, kalau isinya disuruh mengubah kami tetap mau itu karena kami tidak mau ada pembodohan publik," tegasnya.
(van/nrl)










































