Menurut pimpinan lembaga konsultan untuk tim SBY-Boediono ini, efisiensi pertama bisa didapat dari kemudahan pengamanan massa dan lokasi. Jumlah massa dan areal yang lebih kecil, otomatis memudahkan kontrol pengamanannya.
Efisiensi juga berasal penghematan ongkos sewa kursi bagi hadirin. Tim SBY selalu memilih gelanggang olah raga sebagai lokasi karena sudah pasti ada tribun sebagai tempat duduk di dalam gedung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilihan lokasi di dalam gedung juga memaksimalkan efek akustik. Cukup memanfaatkan pantulan suara dari dinding gedung untuk menambah volume. Tidak perlu perangkat audio visual berdaya kuat sebagaimana yang dibutuhkan bila kampanye di luar ruangan untuk membangun suasana sama.
"Tugas paling berat ada pada tata cahaya. Tetapi tidak perlu berdaya kuat bila acaranya di luar ruangan. Hanya saja penempatan dan pengaturannya harus akurat untuk bisa menghasilkan efek megah sekaligus mengarahkan perhatian tiga ribuan undangan ke arah panggung. Untuk lighting kita bawa sendiri," papar Choel.
Β
Uniknya efisiensi biaya juga didapat dari baliho-baliho kampanye. Lembar yang terbuat dari vinyl warna-warni itu rupanya sudah ada pembelinya ketika masa kampanye Pilpres 2009 berakhir. "Itu akan dipanaskan hingga menjadi resin polymer lalu diolah jadi plastik lagi," jelasnya.
(lh/yid)











































