Fuad Bawazier : 40 Tahun Indonesia Tak Punya Menkeu

Fuad Bawazier : 40 Tahun Indonesia Tak Punya Menkeu

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 11:47 WIB
 Fuad Bawazier : 40 Tahun Indonesia Tak Punya Menkeu
Yogyakarta - Selama 40 tahun terakhir ini Indonesia tidak mempunyai menteri keuangan (menkeu). Menteri bidang ekonomi yang ada adalah menteri utang karena setiap tahun menganggarkan utang keluar negeri.

"Tidak ada menkeu, yang ada adalah menteri utang," kata Ketua DPP Partai Hanura Fuad Bawazier kepada wartawa di sela-sela acara diskusi publik "Ekonomi untuk Rakyat: Ideologi Keberpihakan Pada Kaum Miskin versus Neloliberalisme" di gedung University Center (UC) kampus Universitas gadjah Mada (UGM), Kamis (18/6/2009).

Menurut Fuad, kebijakan negara untuk berutang adalah hal yang tidak menguntungkan. Sebab utang luar negeri memang sengaja didesain untuk proyek-proyek bukan untuk kepentingan nasional. Akibatnya yang dirasakan adalah utang untuk membayar utang dan bunga utang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sebuah kejahatan yang dilakukan mafia-mafia utang luar negeri untuk mencari keuntungan," ungkap salah satu ketua pemenangan pasangan JK-Wiranto itu.

Dia mengatakan selama 40 tahun ini APBN disusun secara tidak karu-karuan dan semuanya bersumber dari utang. Indonesia sebenarnya bisa terbebas dari utang, namun kenyataannya tidak dilakukan. "Itu cara neoliberal seperti srigala berbaju kambing," katanya.

Menurut dia, apabila Indonesia terus berhutang, ibarat besar pasak daripada tiang sehingga lambat laun akan kolaps. Karena itu dia mengusulkan segera dilakukan reformasi total kebijakan APBN. Apabila kebijakan utang ini terus dilakukan Indonesia akan menjadi rumah miskin yakni menerima amal orang lain.

"Selama 40 tahun terakhir ini Indonesia lebih miskin dibanding negara lain yang sebenarnya mereka itu tidak lebih kaya dari kita. Dan mereka sekarang sudah meninggalkan Indonesia," pungkas dia.
(bgs/djo)


Berita Terkait