Komisaris PT KA Yahya Ombara Mundur dari Tim Sukses SBY

Komisaris PT KA Yahya Ombara Mundur dari Tim Sukses SBY

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 11:46 WIB
Komisaris PT KA Yahya Ombara Mundur dari Tim Sukses SBY
Jakarta - Komisaris PT Kereta Api Persero Yahya Ombara menyatakan mundur sebagai Korwil IV Tim Sukses SBY-Boediono. Dia memilih netral, tak memihak capres mana pun.

"Alasan saya mengundurkan diri atau menolak dimasukkan ke dalam tim kampanye nasional karena pertimbangan moral. Karena saya menyokong SBY-JK tahun 2004 jadi ketika mereka berpisah saya memilih sikap netral. Kalau saya pilih SBY saya pasti all out dan akan merugikan JK," ujarnya.

Hal itu disampaikan Yahya saat jumpa pers di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, (Kamis, 18/6/2009).

Yahya menjelaskan, alasan kedua mengapa dirinya keluar dari timses SBY-Boediono karena taat pada aturan yang berlaku. Dalam UU tentang Pilpres sudah jelas melarang pejabat BUMN aktif berkampanye.

"Alasan ketiga yang tidak mungkin saya masuk tim karena di dalamnya ada yang punya sikap/attitude yang rasialis," jelasnya.

Yahya mengaku sangat tidak menyukai perilaku salah satu oknum dari tim sukses SBY-Boediono yang menyinggung isu rasialis.

"Ketika itu kan Ruhut (Ruhut Sitompul) yang menghina Arab, itu rasial. Tapi tanpa itu pun saya tetap akan mundur. Tanpa UU saya juga akan mundur. Saya mundur karena alasan pertama," tandasnya.

Yahya mengatakan, ia tidak mengetahui namanya dimasukkan dalam tim sukses SBY-Boediono. Ia baru mengetahui hal tersebut saat rapat pertama 'Tim Sekoci'.

"Saya baru tahu ketika saya rapat pertama Sekoci dan saya langsung mengklarifikasi. Saya mengirimkan surat ke Pak Hatta Rajasa dan tangal 2 Juni diterima BMC (organ tim sukses SBY-Boediono) dan Bawaslu," pungkasnya.

Tim Sekoci merupakan tim sukses bayangan yang dibentuk dengan tujuan untuk mendukung SBY-Boediono. (ape/nrl)


Berita Terkait