Andi Arief Mundur dari Komisaris PT Pos Indonesia

Andi Arief Mundur dari Komisaris PT Pos Indonesia

- detikNews
Rabu, 17 Jun 2009 20:33 WIB
 Andi Arief Mundur dari Komisaris PT Pos Indonesia
Jakarta - Sekjen Jaringan Nusantara Andi Arief mengundurkan diri dari komisaris PT Pos Indonesia. Langkah ini diambil merespons sikap Bawaslu yang mempersoalkan sejumlah komisaris BUMN di tim sukses SBY-Boediono.

Hal itu diungkapkan Andi Arief kepada detikcom melalui pesan singkat, Rabu (17/6/2009). "Saya mundur dari PT Pos Indonesia pertanggal 15 Juni. Saya tak ingin persoalan ini jadi polemik terus," kata Andi.

Andi menambahkan, keputusan ini juga akan membuat dirinya leluasa bergerak untuk memenangkan SBY-Boediono. "Selanjutnya saya akan seriusΒ  memperjuangkan SBY-Boediono," tukas mantan tokoh Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebenarnya, dari daftar yang disampaikan Bawaslu, nama Andi Arief tidak termasuk ke dalam komisaris-komisaris BUMN yang terdaftar dalam tim kampanye resmi Boediono. Sembilan nama komisaris BUMN yang sempat dipermasalahkan itu adalah:

1. Achdari, Ketua Dewan Pengawas Peruri/Wakil Ketua Dewan Pakar
2. Soeprapto, Komisaris Independen Indosat/Koordinator Pembinaan dan
Penggalangan, Saksi
3. Max Tamaela, Komisaris Hutama Karya/Anggota Pembinaan dan Penggalangan, saksi
4. Dedi Prajipto, Komisaris Wijaya Karya/Anggota Pembinaan dan Penggalangan, Saksi
5. Effendi Rangkuti, Komisaris Kimia farma/Anggota Korwil VI
6. Yahya Ombara, Komisaris Kereta Api/Anggota Korwil IV
7. Umar Said, Komisaris Pertamina/Anggota Dewan Pakar
8. Sulatin Umar, Ketua Dewan Pengawas Bulog/Anggota Dewan Pakar
9. Raden Pardede, Komisaris Utama Perusahaan Pengelola Aset (PPA)/Anggota
Koordinator Media

(djo/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads