Hal itu diungkapkan Andi Arief kepada detikcom melalui pesan singkat, Rabu (17/6/2009). "Saya mundur dari PT Pos Indonesia pertanggal 15 Juni. Saya tak ingin persoalan ini jadi polemik terus," kata Andi.
Andi menambahkan, keputusan ini juga akan membuat dirinya leluasa bergerak untuk memenangkan SBY-Boediono. "Selanjutnya saya akan seriusΒ memperjuangkan SBY-Boediono," tukas mantan tokoh Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Achdari, Ketua Dewan Pengawas Peruri/Wakil Ketua Dewan Pakar
2. Soeprapto, Komisaris Independen Indosat/Koordinator Pembinaan dan
Penggalangan, Saksi
3. Max Tamaela, Komisaris Hutama Karya/Anggota Pembinaan dan Penggalangan, saksi
4. Dedi Prajipto, Komisaris Wijaya Karya/Anggota Pembinaan dan Penggalangan, Saksi
5. Effendi Rangkuti, Komisaris Kimia farma/Anggota Korwil VI
6. Yahya Ombara, Komisaris Kereta Api/Anggota Korwil IV
7. Umar Said, Komisaris Pertamina/Anggota Dewan Pakar
8. Sulatin Umar, Ketua Dewan Pengawas Bulog/Anggota Dewan Pakar
9. Raden Pardede, Komisaris Utama Perusahaan Pengelola Aset (PPA)/Anggota
Koordinator Media
(djo/asy)











































