"Ini isu-isu pesanan, biasa dimunculkan 5 tahun sekali," ujar sekretaris umum tim kampanye nasional Mega-Prabowo, Fadli Zon saat ditemui di MPMC, Jl Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2009).
Menurut Fadli, beberapa isu yang sering dihembuskan adalah soal pelanggaran HAM, termasuk isu penculikan aktivis. Berkali-kali Prabowo menjelaskan bahwa permasalahan itu sudah selesai, namun berkali-kali pula masalah ini selalu dibuka kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak percaya kalau kekayaan SBY hanya Rp 8 miliar, kalau secara kasat mata melihat aset, biaya kampanye anaknya dan megahnya kampanye dia, masa sih," Fadli menyindir balik.
Mengenai isu terbaru yang dimunculkan, yaitu kewarganegaraan ganda Prabowo yang juga memiliki kewarganegaraan Yordania, kubu Prabowo pun menepis tegas isu ini. "Pokoknya setiap black campaign akan kita counter, " tegas Fadli.
Sementara itu Direktur Lembaga Bantuan Hukum Nasional Partai Gerindra M Mahendradatta mengaku belum bisa melakukan upaya hukum terkait berbagai tuduhan terhadap Prabowo. "Ini masih masuk ranah politik bukan hukum," jelasnya.
Namun Mahendradatta menyampaikan keluhannya terhadap serangan-serangan yang ditujukan pada Prabowo. "Ini character assasination," ungkapnya.
(rdf/yid)











































