"Ini skenario untuk membatasi pasangan Mega-Prabowo. Ini terus dilakukan kepada kami tidak hanya di iklan, tetapi juga seperti acara pembubaran kontrak politik di UI. Padahal saat ada capres deklarasi di ITB, juga tidak ada protes," kata sekretaris tim kampanye Mega-Prabowo Hasto Kristiyanto kepada detikcom, Rabu (17/6/2009).
Menurut Hasto, tidak seharusnya di era demokrasi dan keterbukaan seperti sekarang ini masih mempraktekkan pola-pola menahan dan intimidasi dalam berpolitik. Karena kalau dibiarkan hal ini akan mengancam proses transisi demokrasi kembali ke zaman otoritarianisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya langkah apa yang dilakukan dengan banyaknya tekanan dan intimidasi ini, Hasto mengaku lebih akan menggarap basis massa yang akan mengawasi proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada hari H pilpres.
"Kita akan lebih memfokuskan pas hari H pilpres saja. Sekarang sudah banyak yang mendaftar menjadi sukarelawan menjadi saksi di setiap TPS," pungkasnya.
(yid/iy)










































