JK Harus Belajar dari Prabowo

Klaim Keberhasilan

JK Harus Belajar dari Prabowo

- detikNews
Rabu, 17 Jun 2009 00:53 WIB
JK Harus Belajar dari Prabowo
Jakarta - Kampanye capres Jusuf Kalla (JK) yang mengklaim andil besar dirinya dalam keberhasilan pembangunan, bisa berdampak kontra produktif. Seharusnya JK belajar dari Prabowo Subianto untuk urusan materi iklan pencitraan yang sukses.

Demikian tanggapan pengamat politik Bima Arya Sugiarto tentang klaim keberhasilan oleh JK. Hal itu dia sampaikan dalam pelayaran dari Bakauaheni, Lampung, menuju Merak, Banten, Selasa (16/6/2009).

"Pak JK harus belajar dari iklan Prabowo saat pemilihan legislatif kemarin. Bicara data dan angka, jangan angkat personal," ujar Bima.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemunculan isu andil besar JK dalam capaian keberhasilan program pembangunan, dapat dipahami sebagai taktik tim pemenangan buat mendongkrak popularitas jagoannya. Sebagai penantang, JK memang harus terus agresif mencitrakan dirinya yang sekaligus upaya delegitimasti terhadap SBY.

Tapi sayangnya taktik yang dipilih mempunyai kelemahan besar yang bisa berbalik menjadi kontraproduktif. Menonjolkan diri sebagai yang paling punya andil dan jasa terhadap keberhasilan bisa membuat tersinggung anyak pihak yang terlibat dalam proses pencapaiannya.
Β 
"Secara kultural masyarakat Indonesia juga tidak senang dengan sentimen ke-aku-an," imbuh direktur eksekutif Charta Politica itu.

(lh/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads