"Dalam pilpres ini, kita mengharapkan adanya efisiensi anggaran negara. Paling tidak, kalau pilpres berlangsung satu putaran maka negara bisa menghemat sekitar Rp 4 hingga 10 triliun," kata anggota Dewan Penasehat GPS Letjen (purn) Suyono kepada detikcom, Selasa (16/6/2009).
Menurut Suyono pasangan SBY-Boediono bakal mampu menang dalam satu putaran. Hal ini didasarkan pada kuatnya dukungan masyarakat bawah terhadap sosok SBY yang dianggap santun dan berwibawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan adanya bantahan dan counter isu pilpres satu putaran yang menginginkan pilpres berlangsung dua putaran, Suyono menilai hal tersebut menunjukkan para penolak tidak percaya diri berhadapan dengan SBY.
Selain itu, lanjutnya, keinginan pilpres dua putaran menunjukkan hal itu merupakan bagian dari skenario kelompok tertentu untuk terus mencari kelemahan SBY-Boediono. "Ini semua bagian dari keinginan untuk menjatuhkan saja. Mereka (lawan politik SBY) tidak mengukur kekuatan dirinya sendiri," pungkasnya.
(yid/ndr)











































