"Tidak bisa dihindari dalam konteks kampanye atau pun dalam konteks komunikasi ke publik. Tentu ada yang ingin disampaikan tapi yang penting dalam rangka menegasikan yang lain atau mengklaim, 'ini peran sendiri, tidak ada yang lain," ujar Ketua MPR Hidayat Nurwahid.
Hidayat menyampaikan hal itu di sela-sela penganugerahan doktor honoris causa kepada AM Fatwa, di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi semua punya peran untuk menghadirkan solusi baik itu di perdamaian Aceh maupun pembanguann Jembatan Suramadu," tuturnya.
Andaikata semua itu disampaikan sesuai dengan konteksnya, maka harus disyukuri. Karena bisa membangun Jembatan Suramadu dan menghadirkan perdamaian di Aceh.
"Itu peran bersama-sama. Alangkah indah Pilpres melakukan kebersamaan. Jangan sampai terkotak-kotak karena itu tidak kondusif," tandas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
(nwk/nrl)










































